Warga Den Haag Teriakan Save Rohingya

Kecaman terhadap Myanmar sebab krisis Rohingya pun disuarakan di Belanda. Sejumlah massa berdemonstrasi di depan Pengadilan HAM Internasional di Den Haag, Belanda.

Salah seorang penduduk indonesia yang belajar di den Haag, Asep Cahyana mengirimkan potret kerumunan massa yang sedang berdemonstrasi. Di samping berorasi massa pun membawa spanduk dan pamflet bertuliskan 'Stop Genocide in Rohingya'. Mereka menuntut supaya Myanmar menghentikan tindak kekerasan terhadap etnis Rohingya di Rakhine State.

orasi den haag terkait genocide rohingya


"Massanya kumpul di Carnegieplein 2, Den Haag depan Pengadilan Internasional dan dekat tugu Perang Dunia II. Mereka berorasi meminta PBB dan dunia internasional guna bereaksi atas peristiwa kemanusiaan di Rohingya," tutur Asep menceritakan untuk detikcom, Minggu (17/9/2017) malam.

Asep menyatakan aksi demonstrasi dilangsungkan sejak pukul 16.00 masa-masa di Belanda. Massa yang mengatasnamakan dirinya dari komunitas masjid di Den Haag ini terus berdatangan.

"Massanya sih banyak sekali dari negara-negara Islam laksana orang Turki, Pakistan, Maroko dan Timur Tengah gitu. Saya nggak ketemu yang dari Indonesia, tapi bisa jadi besar terdapat yang ikut berorasi," kata Asep yang sedang menempuh edukasi di Belanda.