Marquez Membela Rossi Tentang Insiden Cideranya ROSSI



Latihan motocross Valentino Rossi berujung celaka . Terkait kejadian tersebut, Marc Marquez akhirnya angkat bicara sebelum berlaga di Misano.

Rossi harus menjalani operasi setelah mengalami kecelakaan motocross pada pekan lalu. Gara-gara kecelakaan tersebut, Rossi menderita patah tulang tibia dan fibula di kaki kanannya.

Rossi diprediksi membutuhkan waktu antara 30 hingga 40 hari untuk memulihkan diri. Joki Yamaha itu pun harus rela absen di MotoGP San Marino pada akhir pekan ini dan kemungkinan belum bisa mengikuti MotoGP Aragon pada 24 September.


Dengan kondisinya saat ini, Rossi memiliki kesempatan yang tipis untuk menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Dia kini menempati posisi keempat di klasemen sementara dengan 157 poin, tertinggal 26 poin dari Andrea Dovizioso yang berada di posisi teratas.

Meski demikian, Marquez tak setuju kalau Rossi disalahkan akibat kecelakaan saat motorcross. Menurut Marquez, setiap pebalap memang harus tetap berlatih meski sedang tak ada jadwal balapan.

"Saya benci ketika kadang-kadang saya membaca 'kenapa saya mengendarai motor (di antara balapan), itu berbahaya', tapi itu adalah bagian dari pekerjaan kami. Tentu saja kami ingin berada di pantai dan bersantai, tapi di sana Anda tak bisa meningkatkan skill dan untuk meningkatkan skill Anda harus mengendarai motor dan berlatih di rumah," ujar Marquez di Crash.net.

"Cedera bisa terjadi kapan saja, mungkin Anda juga bisa cedera ketika memasak, seperti Cal!" canda joki Honda itu, merujuk pada insiden teririsnya jari Cal Crutchlow ketika menyiapkan makanan.

Lebih lanjut lagi, Marquez menyebut peluang Rossi menjadi juara dunia MotoGP musim ini berada dalam ancaman serius setelah kecelakaan yang dialami The Doctor.

"Jika dia hanya melewatkan balapan ini (MotoGP San Marino), kemungkinan dia masih memiliki peluang. Tapi,jika  melewatkan dua balapan -- saya pikir Dia kehilangan terlalu banyak poin," ucapnya.

"Masalah lain untuknya adalah saingannya bukan cuma satu pebalap, tapi tiga atau empat pebalap -- juga Dani (Pedrosa) -- dan cukup sulit untuk mengejar ketertinggalan itu dan yang paling penting untuknya adalah pulih dengan baik dan kembali tangguh di masa mendatang," kata Marquez.